Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Hujjah Aswaja · 22 Mar 2024 04:29 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (11)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (11) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam.. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim.. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi.. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy.. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Nadhom
(4)

Ayahsabusshobbu Annal Hubba Munkatimun # Ma Baina Munsajimin Minhu wa Wamudh-thorimi

Wahai orang yg mabuk cinta, jatuh cinta dan bergelora cinta bisa menyimpan cintanya terhadap kekasihnya. Artinya, apakah bisa diduga bahwa sesungguhnya orang yang mabuk cinta itu bisa menyembunyikan mabuk cintanya diantara orang orang artinya tidak mungkin bisa orang mabuk cinta menyembunyikan mabuk cintanya. Dan perbuatan orang yg mabuk cinta tidak bisa ingkar dengan cucuran air mata dan kepiluan hati yang disebabkan sudah terlihat nampak jelas cucuran air mata.


Dan desahan desahan hati karena ingat sang kekasih atau kangennya hati kepada sang kekasih. Olehnya orang orang yang mabuk cinta tidak mungkin bisa ingkar karena sudah jelas nampak terlihat ciri cirinya. Maka manakala ada orang yg jelas jelas terlihat jatuh cinta tapi mengingkarinya dan kemudian di sindir sindir tetap saja mengelak maka syech al Bushiriy kembali menegaskan dengan bahasa yang tertuju jelas. Sesungguhnya rubah perubahan kata itu sudah menjadi kebiasaan para penyair.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

Bersambung..

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja