Menu ✖

Mode Gelap
Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

Esai · 30 Mar 2023 23:29 WIB ·

Ngaji Tematik Ramadhan: Islam yang Mengglobal 


 Ngaji Tematik Ramadhan: Islam yang Mengglobal  Perbesar

Oleh Kiai Hisyam Zamroni*

nujepara.or.id – Interaksi sosial adalah sebuah keniscayaan karena manusia diciptakan “tidak sendiri” sebagaimana digambarkan di dalam al Qur’an; “Ya-ayyuhannas, innaa kholaqnakum min dzakarin wa untsa wa ja’alnakum syu’uban wa qobaila lita’arofu, inna akromakum ‘indallahi atqokum.” 

Secarik ayat di atas begitu runtut dimana Gusti Allah SWT memulai dengan kata “menciptakan/kholaqa” manusia dari jenis laki laki dan perempuan. Dari jenis ciptaan yang berbeda namun “berjodoh” tersebut, kemudian Gusti Allah SWT menjadikannya (ja’ala)  berbangsa bangsa dan bersuku-suku yang tentu kondisinya akan berbeda dan beragam baik realitas sosialnya, perilaku, budayanya, adat istiadatnya, ekonominya, politiknya, kebutuhan pokoknya dan lain lain.

Perbedaan perbedaan tersebut tidak akan menjadi masalah karena justru perbedaan-perbedaan yang ada diberikan peluang untuk saling berkomunikasi, bersinergis,  berdialog  satu sama lain sehingga tercipta asimilasi dan akulturasi budaya yang berkembang dan maju.  

Dari sana kita bisa melihat bahwa prinsip hidup yang diterapkan Gusti Allah SWT adalah “kesamaan” yang “beragam”  sebagai manusia yang dibentuk oleh “lingkungan kecil dan membesarkannya” yaitu diawali dari lingkungan keluarga, lingkungan sosial, budaya, pendidikan dan lainnya yang berbeda dan beragam satu sama lain.

Oleh karena itu,  di hadapan Gusti Allah SWT manusia sama setara. Yang diukur dari “prestasinya” di dunia sebagai bekal di akherat kelak adalah taqwa.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa saling menguatkan satu sama lain walaupun kita berbeda dan beragam. Aamiin Aamiin Aamiin.

*Sekretaris Pengurus Syu’biyah Jatman Jepara 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di Headline