Menu ✖

Mode Gelap
Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno Mau Sampai Kapan Ikut “Zaman Edan”?

Kabar · 28 Okt 2019 12:43 WIB ·

NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung


 NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung Perbesar

Pelepasan peserta Jalan Sehat Bersarung NU Bandungrejo. (Foto: Alimul Hasan)

nujepara.or.id – Warga NU Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara memeringati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 dengan menggelar Jalan Sehat Bersarung. Jalan sehat start dan finish di Halaman Gedung Muslimat NU Bandungrejo, Ahad (27/10/2019).

Kegiatan diikuti 900an peserta yang terdiri dari NU dan Banomnya (Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU). kegiatan yang gratis dan terbuka untuk umum ini juga santri Madrasah Diniyah Roudlatut Tholibin, SDUT Masyitoh, TK Masyitoh, TPQ Roudlatul Mujawwidin dan masyarakat umum.

Kegiatan dihadiri Ketua MWC NU Kalinyamatan, Plt. Petinggi Bandungrejo, Ulama’ dan tokoh masyarakat.

Santri TPQ, dan Madin juga memeriahkan Jalan Sehat Bersarung. (Foto: Alimul Hasan)

Ketua panitia, Syafi’i menjelaskan bahwa jalan sehat sarungan ini sebagai kegiatan peringatan HSN 2019 di Desa Bandungrejo. Kenapa memakai sarung? Karena sarung sebagai salah satu identitas khas santri.

“Jalan sehat sarungan ini terkandung maksud untuk silaturahim seluruh masyarakat Nahdliyin dan para santri di Bandungrejo. Baik secara struktural maupun secara kultural bagi seluruh masyarakat. Selain itu, juga sebagai syiar kita mengenalkan budaya bersarung di kalangan para santri,” jelas kader GP Ansor Bandungejo ini.

Pihaknya berharap kegiatan jalan sehat bersarung terus bisa digelar setiap tahun untuk memperingati HSN.

“Dengan jalan sehat seperti ini, selain sehat lahirnya juga batinnya. Mari bersama menjaga kerukunan dan kebersamaan sehingga tercipta kehidupan yang tenteram dan damai,” pungkas Syafi’i. (ah)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

Trending di Kabar