Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Kabar · 28 Okt 2019 12:43 WIB ·

NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung


 NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung Perbesar

Pelepasan peserta Jalan Sehat Bersarung NU Bandungrejo. (Foto: Alimul Hasan)

nujepara.or.id – Warga NU Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara memeringati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 dengan menggelar Jalan Sehat Bersarung. Jalan sehat start dan finish di Halaman Gedung Muslimat NU Bandungrejo, Ahad (27/10/2019).

Kegiatan diikuti 900an peserta yang terdiri dari NU dan Banomnya (Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU). kegiatan yang gratis dan terbuka untuk umum ini juga santri Madrasah Diniyah Roudlatut Tholibin, SDUT Masyitoh, TK Masyitoh, TPQ Roudlatul Mujawwidin dan masyarakat umum.

Kegiatan dihadiri Ketua MWC NU Kalinyamatan, Plt. Petinggi Bandungrejo, Ulama’ dan tokoh masyarakat.

Santri TPQ, dan Madin juga memeriahkan Jalan Sehat Bersarung. (Foto: Alimul Hasan)

Ketua panitia, Syafi’i menjelaskan bahwa jalan sehat sarungan ini sebagai kegiatan peringatan HSN 2019 di Desa Bandungrejo. Kenapa memakai sarung? Karena sarung sebagai salah satu identitas khas santri.

“Jalan sehat sarungan ini terkandung maksud untuk silaturahim seluruh masyarakat Nahdliyin dan para santri di Bandungrejo. Baik secara struktural maupun secara kultural bagi seluruh masyarakat. Selain itu, juga sebagai syiar kita mengenalkan budaya bersarung di kalangan para santri,” jelas kader GP Ansor Bandungejo ini.

Pihaknya berharap kegiatan jalan sehat bersarung terus bisa digelar setiap tahun untuk memperingati HSN.

“Dengan jalan sehat seperti ini, selain sehat lahirnya juga batinnya. Mari bersama menjaga kerukunan dan kebersamaan sehingga tercipta kehidupan yang tenteram dan damai,” pungkas Syafi’i. (ah)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan
Trending di Kabar