Menu

Mode Gelap
Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

Kabar · 28 Okt 2019 12:43 WIB ·

NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung


 NU Bandungrejo Peringati Hari Santri dengan Jalan Sehat Bersarung Perbesar

Pelepasan peserta Jalan Sehat Bersarung NU Bandungrejo. (Foto: Alimul Hasan)

nujepara.or.id – Warga NU Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara memeringati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 dengan menggelar Jalan Sehat Bersarung. Jalan sehat start dan finish di Halaman Gedung Muslimat NU Bandungrejo, Ahad (27/10/2019).

Kegiatan diikuti 900an peserta yang terdiri dari NU dan Banomnya (Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU). kegiatan yang gratis dan terbuka untuk umum ini juga santri Madrasah Diniyah Roudlatut Tholibin, SDUT Masyitoh, TK Masyitoh, TPQ Roudlatul Mujawwidin dan masyarakat umum.

Kegiatan dihadiri Ketua MWC NU Kalinyamatan, Plt. Petinggi Bandungrejo, Ulama’ dan tokoh masyarakat.

Santri TPQ, dan Madin juga memeriahkan Jalan Sehat Bersarung. (Foto: Alimul Hasan)

Ketua panitia, Syafi’i menjelaskan bahwa jalan sehat sarungan ini sebagai kegiatan peringatan HSN 2019 di Desa Bandungrejo. Kenapa memakai sarung? Karena sarung sebagai salah satu identitas khas santri.

“Jalan sehat sarungan ini terkandung maksud untuk silaturahim seluruh masyarakat Nahdliyin dan para santri di Bandungrejo. Baik secara struktural maupun secara kultural bagi seluruh masyarakat. Selain itu, juga sebagai syiar kita mengenalkan budaya bersarung di kalangan para santri,” jelas kader GP Ansor Bandungejo ini.

Pihaknya berharap kegiatan jalan sehat bersarung terus bisa digelar setiap tahun untuk memperingati HSN.

“Dengan jalan sehat seperti ini, selain sehat lahirnya juga batinnya. Mari bersama menjaga kerukunan dan kebersamaan sehingga tercipta kehidupan yang tenteram dan damai,” pungkas Syafi’i. (ah)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail