Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Harlah · 28 Jan 2024 23:45 WIB ·

PCNU Jepara Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU, Mbah Yatun : “NU-Muhammadiyah Benteng Negara, Kita Seirama”


 PCNU Jepara Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU, Mbah Yatun : “NU-Muhammadiyah Benteng Negara, Kita Seirama” Perbesar

nujepara.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara menyelenggarakan peringatan Harlah Ke-101 Nahdlatul Ulama pada Ahad, 28 Januari 2024. Acara dipusatkan di Gedung PCNU Jepara Jalan Pemuda.

Puncak Harlah Ke-101 Nahdlatul Ulama (NU) kali ini diselenggarakan dengan mengundang sejumlah tamu undangan antaranya jajaran Forkopimda, PD Muhammadiyah, Pimpinan Parpol, dan sejumlah pengurus MWC NU serta unsur Banom dan Lembaga NU.

KH. Nasrullah Huda, selalu ketua panitia Harlah menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang hadir dan yang telah membantu atas terselenggaranya kegiatan ini. Selain itu, juga di beberapa MWC NU sejak awal Januari lalu telah menggelar kegiatan Haul Massal dalam rangka peringatan Harlah ke-101 NU.

“Kami telah menggelar Haul massal sejak 10 Januari lalu, dan hingga detik ini berhasil menghimpun dana total dari seluruh MWC NU se-Jepara sejumlah Rp. 584.297.000,-. Yang mana hasil Haul Massal ini nantinya akan kita peruntukkan pembangunan RSNU Jepara,” terangnya.

Sementara itu, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta dalam sambutannya mengucapkan selamat atas Harlah ke-101 Nahdlatul Ulama. Ia berharap, dengan semua unsur yang ada di NU bisa berkontribusi positif untuk pembangunan Jepara kedepan.

“Apalagi jalannya pemilu tahun ini diharapkan bisa berjalan baik dan damai. Harapan kami tentunya dengan hadirnya NU bisa turut serta menjaga konduktivitas. Mari bersama berkontribusi untuk negara, khususnya juga Jepara tercinta,” pesannya.

Peringatan Harlah Ke-101 tahun NU bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1445 H atau 28 Januari 2024. Selain itu juga merupakan moment peringatan Harlah Muslimat ke-78, GP Ansor ke-90, Fatayat ke-74, dan IPNU ke-70 serta IPPNU ke-69.

Adapun PBNU sendiri, memiliki serangkaian kegiatan diantaranya Halaqah Nasional, Konferensi Besar (Konbes) NU dan Puncak Harlah yang dipusatkan di Yogyakarta. Peringatan harlah tahun 2024 ini mengusung tema “Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia”.

Rais Syuriah PCNU Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq saat memberikan sambutan. Indonesia saat ini boleh saja mengetahui dua pendiri organisasi Islam terbesar itu adalah KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah, 1912) dan KH Asy’ari (Nahdlatul Ulama, 1926), tetapi jangan pernah melupakan satu orang penting yang mendidik kedua tokoh di atas beliau adalah KH Sholeh Darat.

Menurut Mbah Yatun, seperti yang dilansir nujepara.or.id acara ini merupakan moment pengingat kebangkitan Nahdlatul Ulama. Melihat dari beberapa aspek, ia mencontohkan Muhammadiyah lebih unggul dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Maka untuk itulah NU Jepara patut berkaca dari hal-hal tersebut.

“Kita boleh saja kemarin belum punya apa-apa, inilah saatnya RSNU Jepara hadir untuk melayani ummat. Apalagi saat ini PBNU memiliki berbagai program yang memprioritaskan pendidikan dan kesehatan,” tegasnya

Ia menambahkan, bersyukurlah Indonesia masih memiliki benteng negara yakni NU dan Muhammadiyah. Kita akan selamanya bergerak seirama. Bahwa makna dari momen ini adalah menekankan pentingnya memanfaatkan momentum peringatan Harlah Ke-101 untuk memacu kinerja organisasi Nahdlatul Ulama.

“RSNU Jepara tentunya akan menjadi milik ummat, tugas kami di pengurus adalah mengantarkannya agar bisa segera beroperasional dan bisa melayani secara maksimal,” imbuhnya

Peringatan harlah kali ini juga dijadikan sebagai momen strategis untuk meningkatkan performa jam’iyah melalui konsolidasi, penguatan organisasi dan jaringan.

Semua langkah tersebut diarahkan untuk menjadikan NU sebagai bagian yang kuat dalam upaya mengawal kemenangan Indonesia, yang ditandai dengan visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Artinya, meningkatkan performa melalui konsolidasi, penguatan organisasi, penguatan jaringan, untuk menjadi bagian upaya mengawal kemenangan Indonesia yang nantinya ditandai dengan Indonesia Emas tahun 2045.

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan
Trending di Kabar