Menu

Mode Gelap
Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

Hujjah Aswaja · 22 Apr 2022 07:12 WIB ·

Pengin Mudik? Ini Ijazah Doa dari Kiai Chalwani Berjan


 Pengin Mudik? Ini Ijazah Doa dari Kiai Chalwani Berjan Perbesar

nujepara.or.id Suasana mudik hari raya Idul Fitri 1443 H sudah mulai terasa di tengah masyarakat. Mulai dari adanya rombongan mudik gratis seperti yang digagas oleh PBNU-Kemenag dan NU Care-LAZISNU, serta masih banyak lagi lainnya.

Semenjak adanya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu, pemerintah memberlakukan adanya larangan mudik kepada masyarakat guna memutus penyebaran virus. Setelah dua tahun berlalu, akhirnya pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik dengan beberapa ketentuan yang telah ditetapkan.

Jelang arus mudik tahun 2022 ini, Pengasuh Pesantren Annawawi Berjan Purworejo Jawa Tengah KH. Achmad Chalwani memberikan ijazah doa kepada para pemudik. Hal ini sebagaimana video yang diunggah oleh fanpage Facebook resmi yang dikelola oleh tim media pesantren yang ia asuh pada Selasa (19/4/2022).

“Nanti kalau mau pulang, jangan lupa baca surat Quraisy. Yang dekat cukup tiga kali, yang rumahnya Winong, Bruno, Loano, tiga kali sudah cukup. Yang agak jauh, Banyumas, Semarang, baca tujuh kali. Jakarta, Lampung, Medan, Kalimantan, baca sebelas kali,” pesan Kiai Chalwani kepada para santri.

Kiai yang merupakan salah satu Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah ini mengatakan bahwa ada beberapa faedah yang akan didapatkan oleh orang yang mau membaca surat Quraisy saat hendak bepergian.

“Orang kalau bepergian baca surat Quraisy ( اَلَّذِيْ أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوْعٍ ) ‘Alladzii ath’amahum min juu’, ketika bertamu yang punya rumah ini ringan untuk menyuguhi hidangan. Misalkan masuk warung, tidak terpukul (dinaikkan harga secara tidak wajar oleh penjualnya, red),” jelasnya.

“Lunga cedak ping siji, rada adoh ping telu, adoh ping pitu, adoh banget ping sewelas. (Pergi dengan jarak dekat membaca sekali, agak jauh sedikit membaca tiga kali, lebih jauh membaca tujuh kali, sangat jauh membaca sebanyak sebelas kali),” imbuhnya.

Selain membaca surat Quraisy saat hendak mudik ataupun bepergian, Kiai Chalwani juga berpesan agar nantinya saat di tengah perjalanan juga membaca satu doa lagi, yakni

بِسْمِ اللهِ مَا شَاءَ الله، لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ (bismillaahi maa syaa`allaah laa quwwata illaa billaah).

“Nabi mengatakan ‘barangsiapa di dalam bepergian mau membaca “bismillaahi maa syaa`allaah laa quwwata illaa billaah”, kamu yang dalam bepergian, harta yang kamu bawa akan dijaga oleh Allah, yang ditinggal pun akan dijaga oleh Allah,” ungkapnya.

“Barang-barangmu yang di pondok insyaallah aman semua. Baca ‘bismillaahi maa syaa`allaah laa quwwata illaa billaah’,” tambahnya.

Dikatakannya, doa terakhir ini memiliki manfaat yang sangat besar, khususnya sebagai keamanan.

“Makanya, kalau ada yang tidak membaca doa ini, kadang-kadang ada orang bepergian, saat pergi gabahnya dijual sama anaknya karena tidak membaca doa ini,” tutupnya.

Sumber https://www.nu.or.id/nasional/mau-mudik-ini-ijazah-doa-dari-kiai-chalwani-berjan-purworejo-oDChf

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja