Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 12 Mei 2019 04:13 WIB ·

Pentingnya Meneladani Akhlak Rasulullah SAW


 Pentingnya Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Perbesar

nujepara.or.id – Nabi Muhammad SAW sebagai sosok pemaaf seharusnya menjadi referensi bagi umat Islam dalam menjalani pergaulan sehari-hari. Suka memaafkan orang lain adalah bagian dari akhlak yang cukup tinggi nilainya.

Demikian diungkapkan Saiful Basori saat memberikan ceramahnya di Musala Al Ikhlas Desa Pelang Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Rabu (8/5/2019) sore.

Menurut Sekretaris GP Ansor Ranting Pelang itu salah satu keistiwewaan akhlak Nabi Muhammad adalah terletak pada jiwa pemaafnya yang luar biasa. Dan di antara sebab Allah begitu memuliakan dan mencintai beliau karena akhlaknya yang paling istimewa dibanding nabi lainnya.

Misalnya, Nabi Nuh yang berdakwah sekitar 900 tahun lamanya, namun hanya memiliki pengikut kurang lebih 80 orang. Selebihnya adalah golongan orang kafir yang menolak dakwah Nabi Nuh hingga Sang Nabi memintakan adzab kepada Allah untuk mereka.

“Nabi Muhammad tidak membalas umatnya saat dilempar batu di Thaif sampai darahnya mengucur dari pelipisnya. Ketika Jibril menawarkan pembalasan untuk mereka, beliau menjawab dengan doa ‘Ya Allah berilah hidayah kepada kaumku karena sesungguhnya mereka tidak tahu’ dan doa tersebut dikabulkan Allah,” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail