Menu

Mode Gelap
Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini Rajab, Saatnya “Mremo” Amal Kebaikan di Bulan yang Mulia Bahtsul Masail Tingkat Mahasiswa Se-Jawa Tengah digelar di UNISNU, Soroti Kontroversi Terkait Hukum dan Politik

Ansor · 23 Jan 2023 01:58 WIB ·

Peringati Satu Abad NU, Warga Sukosono Gelar Lomba Durian Jawara


 Peringati Satu Abad NU, Warga Sukosono Gelar Lomba Durian Jawara Perbesar

nujepara.or.id – Jepara dikenal sebagai gudangnya beraneka ragam varietas durian unggul, mulai dari yang manis, pahit lekak, hingga bertekstur menarik. Salah satunya adalah durian Maskur yang dinobatkan sebagai jawara lomba durian Lokal asli Desa Sukosono.

Gerakan Pemuda Ansor Desa Sukosono, Kedung, menggelar lomba durian sebagai salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan Harlah Seabad NU pada Minggu (22/1/2023) di Balai Desa setempat.

Durian milik Maskur warga RT 28 RW 7 ini dinobatkan sebagai jawara, karena memiliki daging buah yang tebal dan kuning keemasan. Teksturnya lembut, sedangkan rasanya manis kombinasi pahit. Berbuah besar, diameternya sekitar 25 sentimeter.

Tiga dewan juri dari Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNISNU Jepara menyepakati durian itu tampil sebagai juaranya.

Sementara itu juara II diraih oleh durian Siti Maimunah dan juara III durian Bayu Hamzah.
Usai dinobatkan sebagai juara, durian Maskur tersebut langsung dibeli Petinggi Sukosono M. Zaenal Arifin.

“Rasanya mantap, Legit. Ini durian unggulan Sukosono,” kata petinggi.

Masih ada lima durian lokal unggulan lainnya yang belum berkesempatan menjadi juara. Namun dari segi rasa tak terpaut jauh dari durian yang juara. Selain itu juga ada durian lokal lain yang tidak mengikuti lomba. Pasalnya masa panen sudah terlewat pada November dan Desember lalu.

Ketua GP Ansor Sukosono, Teguh mengatakan pihaknya ingin mengangkat durian lokal Sukosono. Pasalnya selama ini durian lokal tersebut hanya sebatas dijual. Belum ada branding durian desa yang dapat mengangkat nilai jual durian.

“Selama ini hanya dibeli pengepul, tentu masih harga yang murah. Padahal secara kualitas durian Sukosono tidak kalah dengan durian desa lainnya. Baik segi ukuran maupun rasa,” ujarnya.

Terkait Harlah Seabad NU, Teguh menuturkan ada lomba lato-lato dan mewarnai bagi anak-anak. Lalu ditutup dengan pengajian dan majelis selawat pada malam harinya. (anw)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa

6 Januari 2026 - 10:09 WIB

Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang

5 Januari 2026 - 10:09 WIB

Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini

25 Desember 2025 - 19:49 WIB

Rajab, Saatnya “Mremo” Amal Kebaikan di Bulan yang Mulia

21 Desember 2025 - 19:55 WIB

Ustadz Miqdad Sya'roni

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat NU Bangsri Periode 2025-2030

21 Desember 2025 - 19:34 WIB

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat Bangsri

Bahtsul Masail Tingkat Mahasiswa Se-Jawa Tengah digelar di UNISNU, Soroti Kontroversi Terkait Hukum dan Politik

17 Oktober 2025 - 10:16 WIB

Trending di Headline