Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 24 Apr 2016 09:10 WIB ·

Peserta Pawai Budaya Suguhkan Hasil Bumi Untuk Kiai NU


 Peserta Pawai Budaya Suguhkan Hasil Bumi Untuk Kiai NU Perbesar

Salah satu Peserta Menyerahkan Hasil Bumi kepada Ketua NU Jepara di acara Carnaval Harlah NU Jepara

Salah satu Peserta Menyerahkan Hasil Bumi kepada Ketua NU Jepara di acara Carnaval Harlah NU Jepara


JEPARA – Peringatan Harlah ke-93 NU di Jepara yang dirangkai dengan karnaval budaya berlangsung meriah.   Karnaval budaya diikuti belasan ribu peserta dari organisasi internal NU, lembaga pendidikan di bawah naungan NU, seluruh ormas, hingga komunitas lintas agama.
Semua lini masyarakat itu diundang sebagai peserta lantaran peringatan kali ini mengambil tema NU untuk Jepara. “NU ingin merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Jepara,” terang Wakik Ketua PCNU Jepara Hisyam Zamroni.
Karnaval budaya dibuka oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Rais Syuriah PCNU Jepara KH Ubaidillah Nur Umar, Ketua Tanfidziyah KH Hayatun Abdullah Hadziq, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata
Nusantara Dadang Rizki Ratman, Anggota DPR RI Noor Achmad dan Dandim 0719 Jepara Kolonel Inf Ahmad Basuki.
Total terdapat 160 kelompok peserta. Masing-masing kelompok terdiri hingga 100 peserta. Semua organisasi internal NU hadir mulai dari pengurus MWC hingga ranting.
Di antara pertunjukkan yang ditampilkan yakni parade bendera NU sebanyak 93 yang dibawa oleh pasukan Banser yang menunjukkan umur NU, pertunjukkan budaya dan marching band.
“Harapannya agar ada persatuan seluruh warga untuk bersama-sama membangun jepara. NU untuk Jepara,” ucap dia.
Ada yang menarik dalam pawai tersebut. Peserta pawi dari salah satu ranting desa mengusung tema hasil bumi. Berbagai hasil pertanian mereka bawa dalam mobil dan dibentuk sedemikian rupa. Saat melewati panggung kehormatan yang ada para kiai dan pengurus NU serta para pejabat, salah satu dari mereka langsung menghentikan mobil dan memberikan sebaskom jagung rebus, setangkai kelapa muda hijau, serta buah sawo. Aksi tersebut pun mendapatkan tepuk tangan penonton yang memadati Jalan Pemuda. Suguhan itu pun langsung disantap para kiai dan para penonton di sekitar panggung.
(ms)
 
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar