Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Kabar · 19 Sep 2022 03:08 WIB ·

Resmi Dilantik, Ini Pesan Untuk Pengurus Ranting 3 NU Desa Wedelan


 Resmi Dilantik, Ini Pesan Untuk Pengurus Ranting 3 NU Desa Wedelan Perbesar

nujepara.or.id – PCNU Jepara melantik jajaran Pengurus Ranting 3 Nahdlatul Ulama Wedelan, Desa Wedelan Kecamatan Bangsri periode 2022 – 2027. Pelantikan pengurus dilaksanakan Sabtu (17/9/2022), di Masjid Baitul Jannah, Wedelan. 

Surat Keputusan Cabang NU No 0190/PC/A.11.a/H.081/X/2022 tentang Pengesahan Pengurus Ranting NU, Wedelan 3, Kecamatan Bangsri 2022 – 2027 menetapkan H. Abdul Rokib sebagai Syuriah dan H. Zainur Rokhman sebagai Tanfidziah Ranting 3 NU Wedelan. 

Pelantikan dilaksanakan oleh Sekretaris Tanfidziah PCNU Jepara Kiai Ahmad Sahil dan didampingi dari pengurus cabang dan pengurus MWC NU Kecamatan Bangsri. Hadir pula Kepala Desa Wedelan H. Abdul Jamal. 

Sekretaris Tanfidziyah PCNU Jepara Kiai Ahmad Sahil mengajak para pengurus maupun warga lainnya untuk merawat organisasi NU. Karena mayoritas umat muslim di Indonesia beramaliah Nahdlatul Ulama. 

Dan amaliah Nahdlatul Ulama itu sanadnya bersambung hingga Rasululloh SAW. Sehingga amaliah dengan sanad turun temurun mulai dari sahabat, tabi’in, ulama hingga para kiai NU itu tidak bertentangan dengan syariat Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dikatakan, meski lintas zaman ulama NU masih tetap eksis. Mulai dari KH. Hasyim Asyari, hingga KH. Abdurrahman Wahid. Saat ini, NU juga melahirkan ulama-ulama besar lain seperti KH. Ahmad Bahauddin (Gus Baha).

Kiai Sahil juga menegaskan jika NU akan terus berjuang menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski terus diserang sana sini, namun hingga kini NU harus tetap eksis menjaga NKRI. Sebab hal itu memang merupakan salah amanah dari para muasis NU.

“Menjaga NU itu sama artinya juga merawat NKRI. Semangat ini terus digaungkan mulai dari ranting hingga pusat,” ujar Kiai Ahmad Sahil.

Sementara itu, Ketua Tanfidziah Ranting 3 NU Wedelan H. Zainur Rokhman mengatakan, setelah terbentuk, pihaknya mengajak jajaran pengurus untuk bersama-sama memajukan NU di wilayah Desa Wedelan.

“Mari bersama-sama merawat NU. Agar NU bisa terus berkembang hingga akhir zaman,” ujar H. Zainur Rokhman. (Dian).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan
Trending di Kabar