Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Harlah · 13 Jan 2023 02:54 WIB ·

RSNU Jepara dan Kebangkitan Baru Menyongsong Abad Kedua PCNU Jepara


 RSNU Jepara dan Kebangkitan Baru Menyongsong Abad Kedua PCNU Jepara Perbesar

nujepara.or.id – Sesuai dengan tema besar satu Abad NU, “Mendigdayakan NU, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru“. Memberikan harapan sekaligus semangat baru bagi seluruh elemen NU baik di Indonesia, bahkan dunia untuk bergerak bersama merekonstruksi diri baik secara internal maupun eksternal termasuk gerakan bersama PCNU Jepara.

PCNU Jepara “Menafsirkan” kebangkitan baru NU sebagai “Mu’rob” bukan “Mabni” yaitu merekonstruksi masa lalu NU dari zaman ke zaman yang terus menerus “hidup” dan “berubah”. Karena realitas dan tantangan zaman yang melaju dengan cepat yang oleh para pemikir Islam dewasa ini menyebutnya “tafsir hermeneutika” dengan menyuguhkan program pendirian Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jepara.

Program Rumah Sakit (RSNU) Jepara ini adalah sebuah fenomena monumental yang oleh Arkoun disebutnya dari sebuah kesadaran dari yang tidak terpikirkan bergeser menjadi terpikirkan. Atau yang oleh Paulo Friere menyebutnya sebagai “tafsir berpengharapan”.

Gerak cerdas pendirian RSNU Jepara ini, memiliki alasan yang sederhana dan sangat rasional. Yakni yang pertama, melimpahnya kader Dokter umum maupun spesialis, Perawat serta SDM bidang Kesehatan di NU.

Kedua, masyarakat Jepara yang mayoritas NU secara representatif harus dilayani dengan baik dan berkualitas dalam bidang kesehatan sehingga penciptaan jama’ah NU yang terjangkau pengobatannya dan sehat wal afiyat bisa terlayani dan terpenuhi.

Konsekuensinya, semua elemen NU Kabupaten Jepara harus “Cancut Taliwondo” bergerak bersama nyengkuyung berdirinya RSNU Jepara yang sudah memiliki tanah wakaf 15.000 Meter di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Jepara.

Sudah saatnya seluruh Jama’ah NU Jepara menghilangkan persepsi kolonial dalam kedirian jama’ah NU yaitu sifat “inlander” yaitu “rendah diri dan direndahkan” dengan menggesernya dengan semangat kebangkitan baru dan harapan baru mengisi Abad kedua Nahdlatul Ulama.

Optimisme bahwa NU Abad Kedua adalah NU yang berpengharapan dalam menciptakan struktur NU yang kuat dan melayani jama’ah NU dengan prima.

Tanpa ragu, Kita harus bergerak bersama, Kita Sukses.
Oleh : H. Hisyam Zamroni (PCNU Jepara)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar