Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 2 Jul 2020 00:29 WIB ·

Sayembara Menulis, Sarana Dakwah dan Mengembangkan Budaya Literasi


 Sayembara Menulis, Sarana Dakwah dan Mengembangkan Budaya Literasi Perbesar

nujepara.or.id – Akhir ramadhan lalu Pengurus Ranting IPNU-IPPNU Demangan melaksanakan kegiatan Pesantren Literasi dengan tema “Membangun Budaya Literasi Sebagai Media Dakwah“ dengan pemateri Misbahul Ulum, S.Sos pegiat literasi, dan pemateri Ahmad Subchan, S.S, M.Hum Dosen STIBI Syekh Jangkung Pati.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Sayembara Memulis dengan pilihan tema Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW dengan ber-IPNU-IPPNU, Kreatif di tengah Covid-19, dan Memajukan Desa dengan Jalur Pendidikan.

Sayembara dimulai sejak 21 Mei – 21 Juni untuk pengiriman naskah, dan pengumaman pemenang pada 28 Juni 2020 di Facebook IPNU-IPPNU Ranting Demangan.

Adapun target peserta adalah anggota IPNU-IPPNU Ranting Demangan dan sekitar desa yang telah mengikuti acara Pesantren Literasi.

Ketua IPNU Rantingan Demangan, Muhammad Fajar Setiawan mengatakan kegiatan bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul kader kreatif dalam bidang menulis dan untuk menghidupkan budaya menulis dan membaca khususnya di wilayah Kabupaten Jepara yang semakin terkikis.

“Padahal di Jepara ada seorang pahlawan pendidikan Raden Ajeng Kartini yang sumbangsihnya sangat banyak untuk negeri ini terutama untuk pendidikan dan kaum wanita,” kata Fajar yang juga mahasiswa Unisnu Jepara ini.

Pihaknya berharap kegiatan bisa menjadi inspirasi IPNU-IPNU se-Jepara untuk mengembangkan budaya literasi sebagai sarana dakwah yang efektif, dan mampu menjadi generasi yang bertaqwa memperjuangkan ahlus sunnah wal jama’ah an-nahdliyah di masyarakat secara langsung atau lewat media sosial.

“InsyaAllah kegiatan ini akan kami agendakan setiap tahun sebagai sarana pengkaderan, pendidikan juga dawkah sebagai benteng ahlus sunnah wal jama’ah an nahdhiyah,” pungkasnya.

Adapun pemenang sayembara menulis secara berurutan juara 1 diraih Shifa Sabila Rusda dengan judul “Memajukan Desa dengan Jalur Pendidikan”. Juara kedua atas nama Zulia Rohman dengan judul “Dari Hal Itu Aku Tahu” dan juara 3 Anik Irdayanti dengan judul “Memilih Tetap Diam atau Maju dan Meroket”. (ip)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar