Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Opini · 23 Jul 2019 09:17 WIB ·

Shalawat Ibrahimiyah dan Haji-Umrah


 Shalawat Ibrahimiyah dan Haji-Umrah Perbesar

Oleh : Miqdad Sya’roni

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وعلى آلِ إبْراهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما بَاركْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آل إبراهيم في العالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

Bulan Dzulqa’dah dan Dzulhijjah merupakan waktu persiapan berangkat ke tanah suci bagi jamaah haji Indonesia. Haji dan umrah adalah ibadah yang memerlukan fisik kuat serta tenaga yang ekstra.

Melakukan ibadah haji artinya kita akan mengunjungi ka’bah baitullah di Makkatul Mukaromah yang dibangun oleh Nabiyullah Ibrahim ‘Alaihissalam dibantu oleh putranya yaitu Nabiyullah Ismail ‘Alaihissalam. Sebagian ulama berpendapat, ketika kita sedang haji/umrah artinya kita menghadiri undangan Allah dan Nabi Ibrahim alaihissalam ke Makkah.

Keistimiwaan Nabi Ibrahim membuat shalawat Ibrahimiyyah menjadi salah satu shalawat yang utama (sebagian ulama’ berpendapat) dan sering dibaca ketika shalat.

Mengingat Nabi Ibrahim adalah pendiri ka’bah, sudah selayaknya ketika melakukan ibadah haji dan umrah kita memperbanyak membaca shalawat Ibrahimiyyah, sebagai wujud penghormatan kita kepada Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam. Mungkin berkah dari shalawat menjadikan kita bisa mendapatkan undangan haji/umroh. Amin.

Sedangkan ketika di Madinatul Munawwarah, kita bisa hadir di sana salah satunya adalah karena undangan dari Rasulullah saw. Oleh karenanya, ketika di Madinah kita harus memperbanyak membaca shalawat yang ditunjukan kepada Nabi Muhammad saw.

Bershalawat merupakan salah satu wujud penghormatan dan penghargaan atas cinta kita kepada Nabi Muhammad saw. Selain itu, memperbanyak membaca shalawat juga akan membuat kita selamat di hari akhir nanti. Amin.

Selamat berhaji dan umrah. Perbanyak shalawat Ibrahimiyyah.

Sumber tulisan diambil dari Ngaji bersama Gus Halimi Jombang.

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran

12 Juni 2026 - 13:04 WIB

Lampah Samarpan

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

The Root of The Peak dalam Konsep Keilmuan

7 Juni 2024 - 11:08 WIB

Akselerasi Khidmah NU dan Keberjamaahan

17 Februari 2023 - 05:47 WIB

Hari Santri Nasional Dan Pembangunan Peradaban

24 Oktober 2022 - 04:21 WIB

Trending di Esai