Menu

Mode Gelap
Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

Hujjah Aswaja · 15 Agu 2023 07:19 WIB ·

Tantangan LDNU Jepara Mewujudkan Kesetaraan Dakwah Era Digital


 Tantangan LDNU Jepara Mewujudkan Kesetaraan Dakwah Era Digital Perbesar

nujepara.or.id – Media sosial menjadi ancaman sekaligus peluang bagi para dai dan daiyah. Momentum positif dan negatif dalam dunia dakwah tersebut tidak lagi jadi persoalan mudah. Selain kemampuan berkomunikasi yang baik, perlu juga penguasaan pemetaan segmentasi masyarakat penerima pesan.

Secara spesifik, para penceramah dalam era digital melalui media sosial menghadapi situasi matinya keulamaan. Masyarakat menjelma menjadi ahli segala ahli, termasuk menjadi ulama jadi-jadian. Setiap orang merasa bisa dan mampu berbicara tentang agama hanya mengandalkan browsing internet tanpa kemampuan pemilihan sumber dan pemahaman yang otoritatif.

Merespon realitas dakwah demikian, membuat Lembaga Dakwah NU (LDNU) PCNU Jepara merasa perlu mengadakan pelatihan dai dan daiyah milenial. Kegiatan diselenggarakan di Aula Gedung Kementerian Agama Kabupaten Jepara, pada 6 Agustus 2023 kemarin.

Hadir tiga pemateri berdasarkan tiga isu utama dalam pelatihan yang dihadiri lebih dari 100 orang para dai dan daiyah NU Jepara, serta aktivis Fatayat NU se-Jepara.

Dr. K. Abdul Wahab Saleem mengungkapkan bahwa tantangan utama dakwah melalui media sosial adalah isu radikalisme. Betapa banyak tema-tema intoleransi beragama yang mengarah pada aksi kekerasan, mudah ditemukan dalam pencarian internet dan akun-akun media sosial. “Jepara sebagai bagian kota santri mesti siap menghadapi tantangan itu. Karena faktanya sudah ada jaringan teroris serta radikalis di Jepara”, ungkap sosok yang juga menjabat dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UNISNU Jepara.

Selain itu, narasumber lain Dr. K. Muh Khamdan menggambarkan trend serta dinamika dakwah di kalangan muslim urban dan artis “hijrah” perkotaan. Proyeksi dakwah di Jepara oleh sosok lulusan doktoral UIN Syarif Hidayatullah Jakarta misalnya, dipetakan berdasarkan wilayah urban dan industri yang kian berkembang di kawasan Jepara bagian Selatan. Salah satu poin yang direkomendasikan adalah pentingnya keseimbangan jumlah dai dan daiyah agar memenuhi segmentasi dakwah di masyarakat.

Pembekalan sekaligus penguatan keterampilan dakwah disampaikan oleh KH. Mahrus Ali, mantan ketua LDNU Jepara periode 2010-2015. Dalam pandangan mubaligh asal Mayong dan lulusan Pesantren di Lasem ini, kesiapan untuk menyampaikan pesan mesti dilatih sedini dan sesering mungkin, bahkan perlu dibuat ajang kompetisi rutin. “Sosok dai dan daiyah akan mudah serta luwes menyampaikan pesan keagamaan dengan baik jika dibentuk dari kebiasaan penilaian terus menerus”, pesannya menyemangati para peserta sampai di sore hari.

(Shuhada Sholikhin)

Artikel ini telah dibaca 343 kali

Baca Lainnya

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:32 WIB

Sapi kurban

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Iduladha

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara
Trending di Hujjah Aswaja