Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Kabar · 2 Des 2024 18:01 WIB ·

“Thoriqoh Al Mu’tabaroh Itu Semuanya dari Nabi, yang Beda Hanya Faidnya” Pesan Kiai Masduqi Saat Manaqib Kubro, Istighotsah dan Temu Mursyid di Ponpes Mangunan


 “Thoriqoh Al Mu’tabaroh Itu Semuanya dari Nabi, yang Beda Hanya Faidnya” Pesan Kiai Masduqi Saat Manaqib Kubro, Istighotsah dan Temu Mursyid di Ponpes Mangunan Perbesar

nujepara.or.id- Ratusan kiai anggota Jatman, Mursyid, Badal Wathonah Jatman, Muridin-Muridat berkumpul di Ponpes Salafiyah An-Nur Mangunan saat kegiatan Manaqib Kubro, Istighotsah dan Temu Mursyid Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Jepara Minggu (1/12/2024).

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah Kiai sepuh antara lain KH. Masduqi Ridlwan, KH. Ulil Abshor, KH. Abdul Kholiq, KH. Ahmad, KH. Abi Jamroh, KH. Shoheh, dan Kiai lainnya.

Rois Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Jepara KH. M. Makmun Abdullah Hadziq, berhalangan hadir karena sedang menjalankan ibadah umroh di Tanah Suci.

Kiai Roshif Arwani selaku tuan rumah sekaligus mewakili MWC NU Tahunan merasa bersyukur atas kehadiran para Kiai, para Habaib, para Pengurus Idaroh Syu’biyah, Pengurus Idaroh Ghusniyah, muridin dan muridat.

“Terima kasih kepada Pengurus Idaroh Syu’biyah, Pengurus Idaroh Ghusniyah, Kholifah, Mursyid, badal, muridin- muridat yang telah hadir dalam halaqah hari ini, semoga menambah keberkahan masyarakat Jepara, khususnya MWC NU Tahunan dan Ponpes An-Nur Mangunan,” tuturnya.

Manaqib Kubro Idaroh Syu'biyah Jatman Kabupaten Jepara digelar di Ponpes An-nur Mangunan Tahunan Jepara, Minggu (1/12/2024)

Roshif menuturkan bahwa Idaroh Ghusniyah Jatman MWC NU Tahunan telah mengadakan kegiatan berkala yaitu Ngaji Kitab Kifayatul Atqiyah secara daring setiap Jumat dan Ngaji Selapanan Kitab Minahus Saniyah yang diampu para Kiai MWC NU Tahunan secara bergantian baik Qori maupun tempatnya.

Kiai Roshif Arwani yang juga Mudir Idaroh Ghusniyah Jatman Tahunan berharap melalui Thoriqoh bisa menemukan kesadaran diri untuk menghapus dosa-dosa (takholli), melakukan ketaatan (tahalli) sehingga dapat mencapai tajalli (kelihatan Allah di dalam hati).

Sementara KH. Masduqi Ridlwan, Wakil Rais Idaroh Syu’biyah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Manaqib Kubro, Istighotsah, dan Temu Mursyid yang digelar di Ponpes Salafiyah An Nur Mangunan kali ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di kediaman KH. Shoheh.

Idaroh Syu’biyah Jatman terinspirasi dengan kegiatan Idaroh Wustha yang menggelar pertemuan tiap enam bulan sekali. Dalam pertemuan Idaroh Syu’biyah Jatman Jepara direncanakan dalam tiga bulan sekali tempatnya bergantian dari Idaroh Ghusniyah satu ke yang lain dan pesertanya akan diperluas.

Berbagai Thoriqoh Al Mu’tabaroh ditampung dalam Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Jepara. Hal tersebut didasari hasil keputusan muktamar yang mengatakan bahwa semua thoriqoh adalah sama, yang membedakan faid-nya, sinarnya karena sama-sama berasal dari Nabi. Oleh karena itu, Kiai Masduqi Ridlwan mendorong kepada peserta minimal mengikuti salah satu Thoriqoh Al Mu’tabaroh.

”Thoriqoh Al Mu’tabaroh itu sama karena berasal dari Nabi, yang membedakan itu faid-nya, sinarnya. Kalau ingin sinarnya bermacam- macam ikuti semua thoriqoh,” jelas Kiai Masduqi.

Kiai Masduqi juga menjelaskan bahwa Beberapa Manaqib Thoriqoh Al Mu’tabaroh telah terhimpun dalam Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Jepara, di antaranya Manaqib Qodiriyah Naqsyabandiyah, Manaqib Syadziliyah, Manaqib Tijaniyah, Manaqib Khodijah, Manaqib Alawiyin, Manaqib Sathoriyah.

Di samping pembacaan berbagai Manaqib, Kegiatan Idaroh Syu’biyah Jatman juga diisi Istighotsah yang dipimpin oleh KH. Imam Abi Jamroh, Sholawat Badar oleh Ustadz Halimi, dan Sholawat Thoriqoh oleh KH. Shoheh. Adapun para Mursyid Thoriqoh mengadakan pertemuan khusus. (Sub)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar