Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 24 Mar 2023 04:07 WIB ·

TPQ Segera Miliki kantor di Gedung Islamic Center Jepara


 <strong>TPQ Segera Miliki kantor di Gedung Islamic Center Jepara</strong> Perbesar

nujepara.or.id- Pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an  (TPQ) tingkat Kabupaten Jepara, akan memiliki kantor. Kantor tersebut direncanakan berada di Gedung Islamic Center Jalan Kartini, tepat di samping Masjid Agung  Baitul Makmur, Jepara. Fasilitas itu akan dimanfaatkan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Jepara, sebagai pusat koordinasi kegiatan TPQ.

Hal tersebut dikatakan Badko LPQ Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, saat melantik pengurus Badko LPQ Kecamatan Se-Kabupaten Jepara periode 2022—2027. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Jumat (24/3/2023), dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara Muh Habib.

“Badko akan berkantor di Islamic Center. Kita bisa konsultasi ke sana. Nanti akan ada petugas full timer-nya. Mohon dukungannya,” kata Edy Sujatmiko yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan tersebut, dia berterima kasih atas ketulusan para guru TPQ mendampingi anak-anak belajar membaca Al-Qur’an. Mereka selalu ikhlas mengajar meski tidak mendapat gaji. Apresiasi yang sama juga dia sampaikan kepada ustaz/ustazah yang bersedia menjadi pengurus Badko LPQ kecamatan.

“Tidak semua orang diberi kesempatan menjadi pengurus Bakdo LPQ. Meski tidak ada bayaran. Balasannya pahala. Terima kasih bersedia hadir di sini untuk terima amanat. Kita nikmati dan syukuri amanat ini,” kata Edy Sujatmiko,

Sebagai ketia Badko LPQ Kabupaten Jepara, dia berjanji akan memberi pelayanan maksimal. Keluhan pengelola TPQ akan diinventarisasi.

“Meski tidak selalu dalam bentuk uang, akan kami fasilitasi agar guru TPQ tenang mengajari anak-anak belajar Al Quran. Karena kalau yang dipelajari itu kemudian diamalkan, insyaallah Jepara akan sejahtera,” tandasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Muh Habib mengatakan, karena diketuai sekda, dia yakin perkembangan LPQ sampai tingkat kecamatan akan makin baik.  Di Jepara, terdapat 974 lembaga TPQ yang telah terdata. Dari jumlah itu, terdapat 7314 ustaz/ustazah yang mengajar 76 ribuan santri di seluruh TPQ.

“Insentif dari Pemkab Jepara Rp100 ribu per tahun. Kami koordinasi dengan Kabag Kesra Setda Jepara, semoga bisa dinaikan 100 persen,” katanya.  Insentif itu diberikan melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara. Sedangkan dari Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenang Jateng, sebesar Rp100 ribu per bulan.

Artikel ini telah dibaca 391 kali

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini
Trending di Budaya