Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

Kabar · 4 Mei 2023 03:30 WIB ·

UNISNU Gelar Halal Bihalal, Kyai Charis : “Kodrat Manusia Berbeda, Namun Kita Bisa Bersama”


 UNISNU Gelar Halal Bihalal, Kyai Charis : “Kodrat Manusia Berbeda, Namun Kita Bisa Bersama” Perbesar

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara gelar kegiatan Halal Bihalal, pada Rabu (3/5/2023). Acara bertempat di Ruang Seminar Lantai 3 Perpustakaan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan Syawal.

Halal Bihalal turut dihadiri oleh Ketua Umum, pembina, serta segenap pengurus harian YAPTINU, Rektor, beserta jajaran, dosen, tenaga kependidikan, dan juga perwakilan organisasi kemahasiswaan.

Hadir memberikan Mauidhoh Khasanah, KH Charis Rohman selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, serta Khatib Syuriah K. M. Nasrullah Huda

Rektor Unisnu Jepara, Dr. H. Sa’dullah Assa’idi, dalam sambutannya berharap kegiatan ini bisa mendatangkan hikmah bagi segenap keluarga besar UNISNU Jepara.

“Halal Bihalal ini merupakan kegiatan khas yang ada di Indonesia, hal ini juga merupakan kegiatan beragama, dalam artian kita mempunyai interaksi antara kita sesama, maupun kita dengan Allah.” Ujarnya.

Rektor juga mengajak kepada segenap keluarga UNISNU Jepara dan YAPTINU Jepara untuk membiasakan diri dalam beragama menghadirkan hati.

“Dalam konteks orientasi keruangan kegiatan Agama apapun, orientasi spiritual kepada Allah semata-mata, hati kita hadir, supaya tidak dalam keadaan main-main, jadi kita senantiasa diawasi oleh allah SWT,” pesannya.

Lebih lanjut beliau juga menekankan pentingya akal dan kesadaran pikiran kita untuk selalu fokus, untuk menujukkan dalam beragama kita tidak lupa, dan serius dalam menjalankannya. Acara halalbihalal diisi dengan mauidzoh hasanah dari KH Charis Rohman.

Dalam kesempatan ini KH Charis Rohman menjelaskan bahwa manusia itu memang sudah trahnya diciptakan berbeda beda, bermacam-macam.

“Karena perbedaan ini, otomatis terjadi gesekan dan otomatis terjadi saling marah, jadi jangan berharap kalau tidak ada orang marah. Orang hebat itu bukan orang yang tidak marah, tetapi orang yang mampu mengontrol emosi untuk dikeluarkan sesuai proporsi,” Ujarnya.

Berbalik dan berbeda dengan setan. Setan itu diciptakan dari api dan jenisnya satu, makanya karakternya sama

“Jadi tidak ada ceritanya setan bertengkar dengan sesamanya. Setan itu kompak, tapi tugasnya membuat orang tidak kompak. Manusia, grand desainnya itu berbeda untuk diminta menjadi satu tujuan, karena memang perbedaan tugas. Perbedaan itu memang harus terjadi, jadi jangan takut berbeda, dan janganlah takut untuk menyampaikan maaf,” imbuhnya.

Pungkasnya Halal Bihalal di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari Tokoh Nahdlatul Ulama. Sukarno, Presiden pertama Indonesia yang pada saat itu khawatir atas perpecahan yang terjadi di Indonesia, menemui Kyai Wahab untuk meminta pendapat mengenai Perpecahan yang terjadi di Indonesia.

Menjawab pertanyaan Soerkarno, Kyai Wahab lantas menyarankan untuk diadakannya forum, duduk satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Dari pertemuan sukarno dan kyai wahab itulah kemudian muncul istilah halal bihalal yang kita kenal sampai sekarang.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah
Trending di Kabar