Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 4 Des 2023 09:55 WIB ·

Unisnu Kerjasama Fatayat NU Malaysia Untuk Pengabdian Masyarakat


 Unisnu Kerjasama Fatayat NU Malaysia Untuk Pengabdian Masyarakat Perbesar

nujepara.or.id – Kerjasama internasional telah dibangun. Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fadakom) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara gandeng Pengurus Cabang Internasional Fatayat Nahdalatul Ulama (PCI Fatayat NU) Malaysia, lakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertema Sinergi Fadakom Unisnu Jepara dan PCI Fatayat NU Malaysia dalam Empowering Dakwah Ala Aswaja An-Nahdliyyah, pada tanggal 1-4 Desember 2023 di Kuala Lumpur Malaysia.

Abdul Wahab selaku Ketua Tim Pengabdian dan sekaligus Dekan Fadakom mengatakan bahwa tujuan pengabdian ini adalah pertama, membentuk Gerakan semesta dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah, yang memiliki keikhlasan dan karakter kuat.

Kedua, membangun trush dan kepuasan terkait proses dan hasil dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah, dengan terlebih dahulu melakukan penjajakan terhadap mad’u atau komunikan, karena masing-masing negara tentu memiliki umat dengan karakter khusus yang tidak sama dengan umat di negara lain. Penyesuaian inilah semacam inilah yang menjadi kekuatan dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.

Ketiga, Membangun kekuatan eskplorasi, inovasi dan inisiasi bersama dalam partisipasi dalam perdamaian dunia khususnya melalui dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.

Keempat,  memperkuat peluang kolaborasi antara Fadakom Unisnu Jepara dengan PCI Fatayat NU Malaysia dalam mewujudkan masyarakat yang “Khaira Ummah” dengan mengimplementasikan nilai-nilai dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.

“Kegiatan ini bagian dari kewajiban dosen yaitu tridharma. Dosen harus melakukan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini yang kita lakukan adalah pengabdian masyarakat Inernasional yang dibiayai dari Unisnu Jepara, melalui penunjukan yang tahun 2023 Fakultas Dakwah dan Komunikasi mendapatkan post anggaran pengabdian internasional. Sehingga ini kita respon dan kita laksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menyertakan dosen dan tendik. Keanggotan tim pengabdian ini diikuti oleh Khoirul Muslimin, Mahafudloh Fajrie, Murniat, dan M. Nashrul Haqqi,” katanya.

Dia menambahkan, bahwa kegiatan ini juga untuk mengembangkan skil da’i dan da’iyah diberbagai belahan dunia untuk bersama-sama membangun Gerakan semesta dakwah ala Ahlis Sunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah dengan karakter toleran, seimbang,  tegak lurus, moderat serta ramah.

Kegiatan Pengabdian ini diawali dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unisnu Jepara dengan PCI Fatayat NU Malaysia, dan penandatangan Memorandum of Agreement.

Dalam penandatangan MoU tersebut, Unisnu Jepara dan PCI Fatayat NU Malaysia sama-sama menyepakati nota kesepakatan untuk pelaksanan tridarma perguruan tinggi dalam jangka waktu 2 tahun, jangka waktu periode yang tersisa di PCI Fatayat NU Malaysia.

MoU bertujuan untuk menyinergikan dan mengoptimalkan potensi dan sumber daya kedua belah pihak dalam rangka pengembangan kelembagaan dan pengembangan SDM.

Ruang lingkup dari MoU antara Unisnu Jepara dan PCI Fatayat NU Malaysia meliputi bidang Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. MoU ini ditindaklanjuti dengan perjanjian Kerjama Sama (PKS) Antara Fadakom Unisnu dan FCI Fatayat NU Malaysia.

Kegiatan diawali dengan sambutan ucapan selamat datang dari  Ketua PCI Fatayat. Ketua PCI Fatayat menyampaikan bahwa kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi kita semua khusunya PCI Fatayat NU Malaysia yang memang butuh penguatan aswaja, sehingga dapat belajar dengan menyambungkan sanad keilmuan kedua belah bangsa, dan tentunya akan menumbuhkan pemahaman beragama yang ramah dan toleran.

“Saya berterima kasih kepada Tim Pengabdian Fadakom Unisnu Jepara yang telah menguatkan pemahaman aswaja untuk warga Indonesia yang ada di Malaysia sehingga kita sebagai bangsa berbudaya, beragama, dan berkarakter bisa mengedepankan kehidupan yang saling asih, asuh dan saling membantu untuk semasa, untuk mewjudkan kemaslahan umat manusia. Alhamdulillah kegiatan pengabdian antara Fadakom Unisnu dan PCI Fatayat NU Malaysia dihadiri, pengurus PCI Fatayyat NU Malaysia, jama’ah An-Nur Malaysia, Pengurus Pertumbuhan NU, pengurus PCI NU Malaysia, dan Banom-bamon Pengurus PCI NU Malaysia ,” tandasnya.

Usai penandatangan disampaikan kajian ngaji Risalah Ahlis Sunnah wal Jama’ah kitab Karangan KH. Hasyim Asy’ari.

Sebagai akhir dari rangkaian pengabdian internasional dilakukan Focus Group Discussion yang dipandu Khoirul Muslimin salah satu point yang perlu dikuatkan adalah kelanjutan dari kegiatan ini melakukan pembinaan bagi pengurus PCI Fatayat NU Malaysia dalam konteks penguatan keagamaan sehingga saling memberikan tambahan ilmu pengetahuan dibidang agama, dan juga menyadarkan bahwa hidup saling menghormati dan mengasihi.

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini
Trending di Budaya