Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Kabar · 21 Mei 2022 12:08 WIB ·

Vakum Dua Tahun, MWCNU Kalinyamatan Kembali Gelar Halal bi halal


 Vakum Dua Tahun, MWCNU Kalinyamatan Kembali Gelar Halal bi halal Perbesar

nujepara.or.id- Setelah dua tahun MWCNU Kalinyamatan Jepara tidak menggelar Halalbihalal, tahun ini kegiatan untuk saling bermaaf-maafan tersebut kembali diselenggarakan.

Melalui kegiatan bertajuk Halalbihalal bersama Banom, dan Ranting se-Kalinyamatan yang dipusatkan di Gedung MWCNU Kalinyamatan, Jum’at (20/5/2022) siang kegiatan dihadiri ratusan peserta.

Hadir dalam kegiatan Ketua PCNU KH Charis Rohman, Rais MWCNU KH Zamzami, Ketua MWCNU H Mufid, pengurus MWCNU, Banom, dan Ranting se-Kalinyamatan.

Ketua panitia, Pramono Aji mengatakan kegiatan yang biasanya diselenggarakan pada bulan Syawal tersebut mandeg dua tahun karena pandemi covid.

“Di MWC-MWC yang lain, di youtube, dan status teman-teman sudah banyak kita lihat kegiatan halalbihalal diselenggarakan. Hal ini merupakan suatu hidayah. Semoga pandemi covid segera berlalu,” katanya.

Dikatakan, kegiatan diadakan dengan lesehan agar sama tidak ada yang di atas dan bawah. “Semuanya sama,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekcam Kalinyamatan Rasuka mengungkapkan halalbihalal merupakan ritual setelah puasa untuk saling memaafkan.

“Saya menyampaikan pesan Pak Camat untuk memintakan maaf. Sebagai pelayan masyarakat yang melayani kebutuhan sehari-hari tentu banyak salah dan khilaf. Untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan momen lebaran situasi kebersamaan harus dipertahankan. “Saya yakin nahdliyin hidup rukun. Sehingga kebersamaan ini harus terus dirajut,” harapnya.

Kegiatan diakhiri dengan makan bersama dan mushafahah (bersalam-salaman). (sm)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar