Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 21 Mei 2022 12:08 WIB ·

Vakum Dua Tahun, MWCNU Kalinyamatan Kembali Gelar Halal bi halal


 Vakum Dua Tahun, MWCNU Kalinyamatan Kembali Gelar Halal bi halal Perbesar

nujepara.or.id- Setelah dua tahun MWCNU Kalinyamatan Jepara tidak menggelar Halalbihalal, tahun ini kegiatan untuk saling bermaaf-maafan tersebut kembali diselenggarakan.

Melalui kegiatan bertajuk Halalbihalal bersama Banom, dan Ranting se-Kalinyamatan yang dipusatkan di Gedung MWCNU Kalinyamatan, Jum’at (20/5/2022) siang kegiatan dihadiri ratusan peserta.

Hadir dalam kegiatan Ketua PCNU KH Charis Rohman, Rais MWCNU KH Zamzami, Ketua MWCNU H Mufid, pengurus MWCNU, Banom, dan Ranting se-Kalinyamatan.

Ketua panitia, Pramono Aji mengatakan kegiatan yang biasanya diselenggarakan pada bulan Syawal tersebut mandeg dua tahun karena pandemi covid.

“Di MWC-MWC yang lain, di youtube, dan status teman-teman sudah banyak kita lihat kegiatan halalbihalal diselenggarakan. Hal ini merupakan suatu hidayah. Semoga pandemi covid segera berlalu,” katanya.

Dikatakan, kegiatan diadakan dengan lesehan agar sama tidak ada yang di atas dan bawah. “Semuanya sama,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekcam Kalinyamatan Rasuka mengungkapkan halalbihalal merupakan ritual setelah puasa untuk saling memaafkan.

“Saya menyampaikan pesan Pak Camat untuk memintakan maaf. Sebagai pelayan masyarakat yang melayani kebutuhan sehari-hari tentu banyak salah dan khilaf. Untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan momen lebaran situasi kebersamaan harus dipertahankan. “Saya yakin nahdliyin hidup rukun. Sehingga kebersamaan ini harus terus dirajut,” harapnya.

Kegiatan diakhiri dengan makan bersama dan mushafahah (bersalam-salaman). (sm)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar