Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 15 Mar 2020 08:48 WIB ·

Warga Nahdliyin Harus Solid Bergerak


 Warga Nahdliyin Harus Solid Bergerak Perbesar

Ketua PBNU, KH Marsudi Syuhud meresmikan Gedung MWCNU Kalinyamatan Jepara. (Foto; Faqih)

nujepara.or.id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud mengintruksikan kepada seluruh kaum Nahdliyyin untuk selalu solid dalam bergerak. Hal itu bertujuan agar NU tidak mempan digembosi oleh pihak manapun.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kyai Marsudi saat hadir dalam peresmian Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Kalinyamatan, kemarin. Ia menganalogikan, dalam perjalanannya yang hampir satu abad ini, NU bisa menjadi semut yang memiliki daya sangat besar.

Buktinya, kata Kyai Marsudi, warga Nahdliyyin yang berada di akar rumput bisa berdaya dengan membangun gedung-gedung NU sebagai pusat perjuangan. ”Meskipun pada tataran paling kecil, nyatanya warga NU di Kalinyamatan ini bisa membangun gedung baru yang amat megah ini,” kata Kyai Marsudi.

Di usia ke 97 tahun ini, imbuh Kyai Marsudi, warga Nahdliyyin memiliki tantangan besar untuk tetap menjaga warisan luhur para ulama dan kyai pendiri NU. Yakni benturan antara berbagai kepentingan yang kerap menyasar ke tubuh NU.

Untuk itu, pihaknya mengajak agar seluruh warga Nahdliyyin solid dalam menjada kesatuan. Dan terus bergerak maju dengan tetap merawat sekaligus menjalani khazanah-khazanah NU. ”NU harus tetap solid. NU harus kuat untuk menjaga Islam Nusantara dan NKRI,” tegas Kyai Marsudi.

Ia juga menuturkan, meskipun zaman terus maju, warga Nahdliyyin tidak boleh lengah dengan dalih apapun yang menjadi senjata pihak-pihak lain yang ingin mengusik kedamaian NKRI. Untuk itu, diharapkan warga Nahdliyyin di akar rumput, terutama di Jepara, harus bisa lebih kuat menjaga diri dari hal-hal yang mengakibatkan hal-hal tersebut.

Sementara itu, Ketua PCNU Jepara Kyai Hayatun Abdullah Hadziq, menyatakan bersiap untuk terus menyolidkan warga Nahdliyyin dalam berbagai aspek.

”Mari terus bergerak dan solid. NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia harus tetap tampil sebagai pengawal kemajuan dan persatuan masyarakat dan umat di negeri ini,” tutur Kyai Hayatun. (fa)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail