Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 8 Mei 2024 14:16 WIB ·

Pelantikan GP Ansor Pringtulis Jadi Momen Kebangkitan Pemuda


 Pelantikan GP Ansor Pringtulis Jadi Momen Kebangkitan Pemuda Perbesar

nujepara.or.id – Bertempat di Serambi Masjid Al Mustaqim Desa Pringtulis Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara, berlangsung pelantikan pimpinan ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) Pringtulis, Selasa, 8 Mei 2024.

Kegiatan pelantikan GP Ansor menjadi satu rangkaian pelantikan antara PR Nahdlatul Ulama sekaligus pengukuhan IPNU dan IPPNU. Pelantikan kali ini untuk kepengurusan masa bakti 2023-2025. Pelantikan ini secara internal Ansor mengusung komitmen “Mengabdi sepenuh hati, Tangguh dalam Akidah, Unggul dalam karya, Bersama dalam kerja” ujar Ahmad Mustaqim, ketua PR GP Ansor Pringtulis.

Dalam prosesi pelantikan pembacaan SK dibacakan oleh Sahabat M Nasiruddin, wakil ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jepara. Sedangkan pelantikan dan pengukuhan sumpah janji dipimpin oleh Sekretaris pimpinan GP Ansor Cabang Gresik Sahabat Lukman Ihsanuddin.

Usai pengambilan sumpah pelantikan, sahabat Lukman dalam sambutan meminta dukungan dan doa kepada seluruh yang hadir terutama para Kiai dan para masyayikh agar program GP Ansor Desa Pringtulis bisa terwujud dan kongkrit.

Secara terpisah, sahabat M. Kharis selaku ketua PAC GP Ansor Nalumsari yang mendampingi dalam prosesi pelantikan mengingatkan, agar setelah pelantikan mesti tancap gas tidak kendor atau mundur apalagi vakum. “Pelantikan serta penyerahan SK Kepengurusan PR GP Ansor Pringtulis menandai adanya keberadaan Ansor di desa ini sudah resmi. Sejak 1996, Ansor Pringtulis mengalami mati suri. Artinya, hampir 28 tahun tidak ada pengurus resmi sebagai regenerasi di Pringtulis” ujar Kharis.

Dia menambahkan, Kalau sahabat Ansor Banser sudah dilantik dan sudah memakai jas Hijau dan doreng jangan macam macam itu bagian Ghirrah dan kekuatan di Ansor Banser. “Kalau masih main-main dan guyon dengan organisasi Ansor Banser Tolong keluar saja dari barisan ini” Tegas sahabat yang sehari-harinya bekerja di MA Qudsiyyah Kudus dengan nada tinggi.

Hadir dalam pelantikan gabungan ini adalah Kyai Ahmad Sahil selaku Sekretaris Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama, Habib Sholeh bin Ahmad Aljufri selaku ketua Tanfidziyah MWCNU Nalumsari beserta jajaran, Hadi Susanto selaku Kepala Desa Pringtulis, dan para ketua serta anggota badan otonom se-Pringtulis.

Kyai Ahmad Sahil pada kesempatan sambutan PCNU Jepara mengatakan, “Maju mundurnya bangsa ada di pundak pemuda sekarang maka moment pelantikan GP Ansor dan IPNU serta IPPNU bersamaan dengan PRNU Pringtulis ini menjadi momentum kebangkitan para pemuda. Terlebih bulan Mei ini adalah bulan Kebangkitan Nasional”.

Dia juga mengajak GP Ansor Untuk selalu Bersinergis dan kolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat agar bisa memberi dan menjadi solusi. “Pemerintah tidak bisa berjalan tanpa ada peran masyarakat dan pemuda”, tambahnya.

Sedangkan Ketua Tanfidziyah MWC NU Nalumsari, Habib Sholeh bin Ahmad Aljufri mengajak seluruh GP Ansor dan badan otonom NU beserta PRNU untuk mendukung program MWC NU Nalumsari, baik program kerja dan kebijakan yang lain. “MWC NU adalah rumah besar kita, mari kita menginduk ke sana jangan menjadi anak yang tidak tahu induk serta keberadaan akan posisi” Ujarnya.

Habib Sholeh menambahkan, GP Ansor harus bisa memaksimalkan potensi yang dimilikinya untuk kemajuan dan semangat berorganisasi.

(Reza Alwi)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural

21 April 2026 - 15:51 WIB

H. Hisyam Zamroni

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri
Trending di Headline