Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Headline · 27 Feb 2025 23:59 WIB ·

Hadapi Tantangan Dakwah di Era Globalisasi, PCNU Jepara Gelar Diklat “Madrasah Dakwah”


 Sebanyak 30 peserta Madrasah Dakwah yang diselenggarakan PCNU Jepara foto bersama usai kegiatan, Kamis (27/2/2025) Perbesar

Sebanyak 30 peserta Madrasah Dakwah yang diselenggarakan PCNU Jepara foto bersama usai kegiatan, Kamis (27/2/2025)

nujepara.or.id- Puluhan da’i yang berasal dari warga Nahdliyin megikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara.

Pelatihan yang diberi nama “Madrasah Dakwah” ini bertujuan untuk mencetak para da’i NU yang berkualitas, berkompeten, serta memiliki wawasan luas dalam bidang dakwah Islam.

Kepada nujepara.or.id Sekretaris PCNU Jepara, Ahmad Sahil, menyampaikan bahwa program Madrasah Dakwah ini bertujuan untuk membekali peserta dengan ilmu dan keterampilan dakwah yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Dalam era globalisasi ini, metode dakwah harus terus berkembang agar tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat”, ujar pria yang akrab disapa Gus Sahil ini, Kamis (27/2/2025).

“Program Madrasah Dakwah yang diselenggarakan PCNU Jepara ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas da’i di lingkungan NU Kabupaten Jepara, membentuk kader dakwah yang memiliki pemahaman keislaman yang moderat dan berbasis Ahlussunnah Wal Jama’ah, serta memperkuat peran NU dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui dakwah yang santun dan berorientasi pada kemaslahatan umat”, terang Gus Sahil.

Dari informasi yang kami terima, peserta da’i yang mengikuti program Madrasah Dakwah PCNU Jepara ini terdiri dari unsur, MWC NU,  PAC GP Ansor, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, Pengurus Banom tingkat Cabang.

“Sebenarnya program ini sudah berjalan lima bulan yang lalu tepatnya 5 Oktober 2024 dengan sosialisasi di MWCNU dan Banom. Kemudian kami lanjutkan dengan pedaftaran peserta dan proses rekrutmen”, beber Gus Sahil.

Lebih lanjut Gus Sahil mengatakan, program dilaksanakan setiap dua minggu sekali di Aula LP Ma’arif NU dan UNISNU Jepara dalam 8 kali pertemuan. Petugas seleksi hingga narasumber dilakukan oleh para profesional. Baik dari unsur PCNU Jepara maupun Unisnu Jepara.

Sementara itu, panitia pelaksana, Khiirul Muslimin mengungkapkan beberapa kendala dalam program Madrasah Dakwah. “Program berjalan dengan lancar, namun ada beberapa peserta yang kurang bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan serta kedisiplinan”, kata Muslimin.

“Dengan ini, kami mengembalikan peserta Madrasah Da’wah kepada PCNU untuk dikukuhkan sebanyak 30 peserta. Semoga ilmu yang didapat dapat diamalkan dan dibaktikan untuk pengabdian kepada umat”, tandas Muslimin.

Dalam kegiatan Madrasah Dakwah PCNU terdapat peserta terfavorit, Ulil Anwar, M.Pd. utusan MWCNU Donorojo dan Rini Masruroh utusan PAC Fatayat Bangsri. (ua)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar