Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Headline · 30 Mei 2023 00:24 WIB ·

Apa Itu Ngaji Syuriyahan dan Siapa Penggeraknya di Jepara, Simak Penjelasannya


 Apa Itu Ngaji Syuriyahan dan Siapa Penggeraknya di Jepara, Simak Penjelasannya Perbesar

nujepara.or.id-Ribuan Jamaah yang terdiri dari Bapak-bapak dan ibu-ibu usia 60-an tahun berbondong-bondong hadiri Ngaji rutin ” Syuriyahan'” yang digelar di masjid Baiturrahim Petekeyan Tahunan Jepara pada hari Senin, 29 Mei 2023. Mereka berasal dari berbagai desa di tiga kecamatan, yaitu Jepara, Batealit, dan Tahunan.

KH. Aly Masykur, Rais Syuriyah MWCNU Tahunan.

Dengan mengendarai angkota langganan, mereka aktif mengikuti pengajian rutin setiap Senin pagi yang digelar antar masjid desa di tiga Kecamatan.

Pengajian “Syuriyahan'” ini sudah berjalan puluhan tahun dengan jamaah ribuan orang yang selalu hadir tiap Senin pagi. Hadir sebagai pembicara yaitu KH. Kamil Ahmad, KH. Mundziri Jauhari, dan KH. Ali Masykur. Adapun materi yang disajikan adalah fiqih, tashawwuf, hadits Nabi dan Maqolah Sahabat.

Meskipun bernama Ngaji Syuriyahan, namun pengajian ini tidak terkait langsung dengan Syuriyah sebagai organ Nahdlatul Ulama secara struktural. Kiai- Kiai yang terlibat adalah Kiai-kiai yang ditunjuk tidak berdasarkan jabatan struktural di organisasi NU. Para Kiai yang mengisi kegiatan ” Syuriyaan ” adalah Kiai yang ditunjuk oleh inisiator berdirinya Pengajian ‘ “Syuriyahan”.

Sebagai salah satu pendamping awal Ngaji “Syuriyahan”, KH. Kamil Ahmad selalu setia mendampingi jamaah pengajian yang telah berusia puluhan tahun tersebut.

KH. Fathullah Jepara dan KH. Badri Ngabul adalah dua sosok yang dulu hadir mendampingi setiap Ngaji ” Syuriyahan” ini digelar. Setelah keduanya wafat peran tersebut diteruskan oleh KH. Mundziri Jauhari Jepara dan KH. Ali Masykur, yang juga menjabat Rois Syuriyah MWC NU Tahunan.

KH. Kamil Ahmad sekarang yang mengkoordinir dan menjadwalkan tempat Idaroh Ngaji “Syuriyahan”. sekaligus sebagai sesepuh yang terus menyirami sanubari jamaah dengan ilmu dan akhlak.

Semoga para Kiai yang Istiqomah membimbing umat tersebut dianugerahi kesehatan, panjang umur, menjadi teladan dalam menebar ilmu dan merengkuh ridlo Allah SWT. ( Sub)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar