Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 12 Jul 2023 01:46 WIB ·

Ngaji Wagenan Rijalul Ansor Kecamatan Tahunan, Upaya Penguatan Kader Aswaja An-Nahdliyah


 Ngaji Wagenan Rijalul Ansor Kecamatan Tahunan, Upaya Penguatan Kader Aswaja An-Nahdliyah Perbesar

nujepara.or.id-PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tahunan menggelar ngaji Selapanan di masjid Baitu Hidayatit Taqwa Petekeyan Tahunan Jepara. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa 11 Juli 2023 diikuti perwakilan anggota GP. Ansor dari masing-masing ranting se-PAC GP Ansor Tahunan.

Irham Andy Yahya, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tahunan menuturkan bahwa tujuan kegiatan Ngaji Wagenan GP Ansor adalah sebagai ajang silaturahim dan koordinasi, serta penguatan kader Aswaja An-Nahdliyah.

Oleh karena itu, Andi mengajak kepada masing-masing ranting GP Ansor untuk mengerahkan anggotanya mengikuti Ngaji Wagenan. ” Mari kita luangkan waktu untuk khidmat dalam organisasi NU, jangan menunggu ada waktu luang. Mindset kita harus kita ubah luangkan waktu untuk khidmat secara total.” Pintanya.

Sementara itu H. Subekhan, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Petekeyan saat memberikan sambutan mengajak kepada kader-kader Ansor untuk membekali diri dengan ilmu dan kecakapan digital. ” Sebagai generasi penerus Nahdlatul ulama, GP Ansor harus siap menyambut estafet kepemimpinan NU dengan bekal ilmu dan penguasaan IT.” Tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak ruang-ruang di medsos yang harus diisi oleh kader-kader NU sehingga ajaran Aswaja An-Nahdliyah dapat ditransfer kepada generasi-generasi muda.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk istighosah dan kajian kitab kuning tersebut mengkaji kitab “Al Muqtatofat Liahlil bidayat” karya KH. Marzuqi Mustamar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur yang diampu K. Ahmad Jauharuddin Aly. Sedangkan istighosah kitab ” Sholawat Basyairul Khoirot” Karya Syaikh Abdul Qadir Jailani dipimpin oleh Ustadz M. Khorurrohim. ( Sub)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail