Menu

Mode Gelap
Solusi Praktis Bayar Zakat Fitrah via Online, Begini Penjelasannya Zakat Fitrah di Era Digital: Bolehkah Membayar Secara Online? Momen GP Ansor Ranting Demangan Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran UPZ Unisnu Jepara Sukses Kelola Dana Zakat dan Infaq Rp 1,2 Miliar, Dimaksimalkan untuk Beasiswa, Modal Usaha Hingga Bantu Warga Kurang Mampu PCNU Jepara Terus Genjot Pembangunan RSU Aseh, Ini Pesan Ketua Umum Yaseha

Headline · 22 Sep 2023 00:29 WIB ·

Haul Sayyid Muhammad bin Syekh bin Abdurrahman bin Yahya, alias Mbah Daeng


 Haul Sayyid Muhammad bin Syekh bin Abdurrahman bin Yahya, alias Mbah Daeng Perbesar

nujepara.or.id- Agenda Haul Auliya’ Daeng Krapyak Tahunan Jepara Ke-20 bertempat di komplek pemakaman Auliya’ Daeng 17- 20 September 2023 dengan agenda pembacaan ratibul haddad dan ratinul kubro, ziarah siswa-siswi MI, SD, SMP, MTs, SMA, SMK, Madin, dan TPQ, maulid terbang telon, khotmil qur’an dan ditutup pengajian umum dalam rangka Haul Auliya’ Daeng Jepara.

Mbah Daeng adalah Sayyid Muhammad bin syekh bin Abdurrahman bin Yahya. Beliau oleh warga setempat biasa dipanggil dengan sebutan Mbah Daeng. Mbah Daeng sendiri adalah seorang tokoh Agama pada masa kerajaan Islam. Beliau juga seorang pejuang yang membantu Ratu Kalinyamat dan pasukannya mengusir Portugis dari tanah Jepara.

Di maqbaroh Daeng sendiri terdapat Makam para Wali Allah yang jumlahnya tidak sedikit. Saking banyaknya para Wali yang di makamkan di maqbaroh Daeng, Abah habib Luthfi bin Yahya merinci ada sekitar 80 wali Allah yang dimakamkan di maqbaroh Daeng. Karena itu maqbaroh Daeng mafhum dijuluki Zambalnya Indonesia.

Dari penuturan Habib Luthfi bin Yahya, Maqbaroh Auliya’ Daeng merupakan pemakaman Zambalnya Indonesia. Zambal sebenarnya merupakan sebuah pemakaman di Kota Tarim, Hadramaut Yaman. Pemakaman Zambal terkenal karena yang dimakamkan disitu semua adalah para Wali Allah. Jika seseorang yang bukan Wali dikuburkan di situ, maka Bumi maqbaroh tidak mau menerimanya dengan berbagai kisahnya.

Jepara merupakan salah satu kota tua yang banyak dicatat dalam sejarah. Dengan ini menunjukan bahwa kota yang berada di pesisir pantai utara Pulau Jawa ini merupakan salah satu kota penting dalam peradaban kerajaan di Nusantara, terutama dalam hal penyebaran agama Islam.

Banyaknya makam para Wali Allah yang tersebar hampir di setiap sudut menjadikan Jepara salah satu destinasi penting para sarjana kuburan (sarkub: julukan bagi para pemburu makam) yang ingin menjelajahi makam-makam tua. Salah satunya adalah Makam Auliya’ Daeng yang terletak di Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Dalam muaidhaoh hasanah pengajian Haul Auliya’ Daeng KH. Masduki Ridwan “ Bahwa Mbah Daeng ini berasal dari Bugis seorang keturunan Rosulullah saw yang menyebarkan agama islam ke jepara, dan menyebut nama-nama orang sholih atau meperingati haul orang-orang sholih akan membuka pintu langit terbukanya rahmat Allah Swt “. Rabu, (20/09/2023).

Mewakili Panitia Haul Auliya’ Daeng Bapak Munawwir Petinggi Krapyak mengatakan “ Bahwa komplek makam Auliya’ Daeng ditemukan Mbah Shobib 20 tahun lalu yang waktu itu tempatnya masih semak-semak pohon rawe, tempat anjing liar bersembunyi hingga sekarang tempat ini sudah sangat megah ramaipengunjung dan semua orang tahu”.

Lanjutnya, beliau mengucapkan berterima kasih seruluh donator, panitia atas bantuannya masih semangat nguri-nguri wali semoga tercatat sebagai ibadah yang diterima Allah swt. (bahauddin/hajir)

Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NU dan GP Ansor Sukosono Gelar Takbir Keliling Bersama Pemerintah Desa dengan Tema ‘Menjaga Pribadi Islami di Tengah Gempuran Teknologi’

31 Maret 2025 - 23:46 WIB

Solusi Praktis Bayar Zakat Fitrah via Online, Begini Penjelasannya

30 Maret 2025 - 10:06 WIB

Zakat Fitrah di Era Digital: Bolehkah Membayar Secara Online?

29 Maret 2025 - 10:55 WIB

Momen GP Ansor Ranting Demangan Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 23:43 WIB

Festival Thongtek dan Takbir Keliling 2025: Semarakkan Malam Lebaran di Desa Mambak

26 Maret 2025 - 18:52 WIB

LAZISNU Ranting Sukosono Ajak Relawan Berdoa Bersama dan Sambung Rasa

26 Maret 2025 - 13:10 WIB

Trending di Headline