Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 21 Jun 2023 13:15 WIB ·

Dana Wakaf RS Terpenuhi, MWCNU Tahunan Ingatkan untuk Menjaga Amanat Warga Nahdliyin


 Dana Wakaf RS Terpenuhi, MWCNU Tahunan Ingatkan untuk Menjaga Amanat Warga Nahdliyin Perbesar

nujepara.or.id- Polemik yang sempat mencuat terkait perubahan nama RSNU menjadi RSU Anugerah Sehat (Aseh) lambat laun mulai mereda. Hal ini seiring terus berjalannya pembangunan Rumah Sakit dan persiapan groundbreaking yang rencananya dilaksanakan pada 1 Juli 2023 besok.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tahunan, salah satu struktur NU yang sudah memenuhi target seratus persen penggalangan dana wakaf Rumah Sakit (lihat tabel), melalui Ketua Tanfizdiyah, KH. Misbahuddin, secara tegas menyatakan sikap resmi dari MWCNU Tahunan akan tetap patuh pada instruksi dari PCNU.

“Rais Syuriyah kami (KH. Ali Masykur) meminta kita tetap berhusnudzan dengan nama RSU Anugerah Sehat pemberian Habib Luthfi bin Yahya” ujar Kiai Misbahuddin, melalui pesan WatsApp kepada nujepara.or.id belum lama ini.

“Polemik terkait nama Rumah Sakit kita tutup. Jangan beropini atas nama MWCNU Tahunan. Prinsipnya, Kiai Ali Masykur taslim dengan keputusan PCNU dengan berharap amanah masyarakat tetap untuk NU”, ujar Kiai Misbah panggilan akrabnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, nama RSU Aseh merupakan pemberian dari Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan. Hal ini pun sudah dikonfirmasi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara saat pertemuan bersama jajaran Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, Banom, Lembaga, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) serta Tim Legal Formal PCNU Selasa, (13/6/2023) silam.

Dalam pertemuan kala itu, tim hukum dari PCNU yang diwakili oleh Junaidi S.H. M.Kn, menerangkan bahwa, telah memberikan rekomendasi kepada PCNU Jepara, untuk pendirian Rumah Sakit ini berbadan hukum berbentuk Yayasan. Hal ini sesuai hasil rapat tim legal formal PCNU yang diketuai oleh Prof. Dr. Ahmad Gunaryo dan beranggotakan Prof. Dr. Mustaqim, Junaidi S.H., M.Kn dan Ridho Wasik S.H. M.Kn.

Sementara itu, kronologi dari penamaan Rumah Sakit bermula saat Pengurus NU Jepara sowan ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya pada Senin (5/6/2023) dengan membawa usulan dua nama yaitu: Yayasan Kesehatan Nahdliyin Jepara dan Yayasan Aswaja Jepara serta meminta kepada Habib Luthfi berkenan untuk menjadi Ketua Dewan Pembina.

“Di luar dugaan, Habib Luthfi memberi nama Rumah Sakit milik warga NU Jepara ini dengan nama RSU Anugerah Sehat dan bersedia menjadi Ketua Dewan Pembina. Proses pemberian nama itupun disaksikan langsung oleh pengurus NU Jepara baik dari unsur Syuriah maupun Tanfidziyah yang ikut sowan ke Habib Luthfi”, kata Rais Syuriyah PCNU Jepara KH. Hayatun Nufus.

Disinggung soal status kepemilikan Rumah Sakit yang sudah tidak menggunakan nama ‘NU’, Ketua Tanfizdiyah PCNU KH. Charis Rohman secara tegas mengatakan, “Rumah Sakit ini milik warga NU”, tegasnya.

Hal ini juga dipertegas dalam AD/ART yang salah satu pasalnya menerangkan komposisi Dewan Pembina Yayasan RSU Anugerah Sehat terdiri dari unsur Mustasyar, Syuriyah, Tanfizdiyah, Nadzir Wakaf NU, serta dari kalangan profesional LKNU. (red)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail